Rabu, 09 November 2011

Alat Optik

Termometer

  • Alat yang digunakan untuk mengukur suhu (temperatur) ataupun perubahan suhu.
  • Istilah termometer berasal dari bahasa Latin thermo yang berarti panas dan meter yang berarti untuk mengukur.
  • Jenis-jenisnya:
    • Termometer Laboratorium
      • Menggunakan cairan raksa/alkohol.
      • Prinsipnya pemuaian.
      • Agar termometer sensitif terhadap suhu maka ukuran pipa harus dibuat kecil (pipa kapiler) dan agar peka terhadap perubahan suhu maka dinding termometer (reservoir) dibuat  setipis mungkin dan bila memungkinkan dibuat dari bahan yang konduktor.

    • Termometer Klinis
      • Digunakan untuk mendiagnosis penyakit
      • Biasanya diisi dengan raksa atau alkohol.
      • Skala pada  termometer ini antara 35°C-42°C.
      • Mempunyai lekukan sempit diatas wadahnya yang berfungsi menjaga supaya suhu yang ditunjukkan setelah pengukuran tidak berubah setelah termometer diangkat dari badan pasien.

    •  Termometer Ruangan
      • Berfungsi mengukur suhu pada sebuah ruangan.
      • Skala termometer ini antara -50°C s/d 50°C.
      • Diletakkan menempel pada dinding dengan arah vertikal.

    •  Termometer Digital
      • Prinsip  kerjanya adalah pemuaian.
      • Menggunakan logam sebagai sensor suhu yang memuai dan  pemuaiannya diterjemahkan rangkaian elektronik dan ditampilkan dalam bentuk angka yang langsung bisa dibaca.

    •  Termometer Inframerah
      • Mampu mendeteksi temperatur secara optik/mengamati objek
      • Mampu mengukur suhu secara cepat dan akurat dengan objek dari kejauhan dan tanpa disentuh.

    • Termokopel
      • Menggunakan bahan bimetal sebagai alat pokoknya. 
      • Prinsip dasarnya adalah pemuaian.

    •  Termistor
      • Sensor elektronika yang dipakai untuk mengukur suhu.
      • Prinsipnya perubahan nilai tahanan jika suhu yang mengenai termistor berubah.
      • Termistor merupakan gabungan antara kata thermo (suhu) dan resistor (alat pengukur tahanan).
      • Ada dua macam termistor: Posistor atau PTC (Positive Temperature Coefficient), dan NTC (Negative Temperature Coefficient). Nilai tahanan pada PTC akan naik jika perubahan suhunya naik, sementara sifat NTC justru kebalikannya.

  • Cara penggunaan
    • Bersihkan thermometer dengan menggunakan air sabun atau alkohol,
    • Ayunkan kuat-kuat dengan sentakan pada pergelangan tangan sampai termometer menunjukkan angka kurang dari 36 derajat.
    • Letakkan thermometer dibawah lidah dengan mengatupkan mulut atau dibawah lipatan ketiak jika khawatir thermometer tergigit.
    • Biarkan thermometer berada disana selama kurang lebih 3 sampai dengan 4 menit.
    • Ambil thermometer tersebut dan bacalah angka dimana air raksa berhenti yang menunjukan suhu tubuh yang diukur
Neraca
  • Alat yang digunakan untuk mengukur massa benda.
  • Jenis-jenis:
    • Timbangan badan
      • Berguna mengukur massa badan seseorang yang sudah cukup dewasa.
    • Timbangan bayi
      • Berguna mengukur massa badan bayi.
      • Sering di pakai dalam Posyandu, Puskesmas dan rumah sakit.
    • Timbangan duduk mekanik
      • Berguna mengukur massa suatu benda dengan kapasitas 25 kg, 30 kg, 50 kg hingga 500kg.
    • Timbangan ternak
      • Dipakai mengukur massa hewan ternak.
    • Timbangan jembatan
      • Berguna mengukur massa beban truk.
    • Timbangan gantung
      • Berguna mengukur benda-benda dengan kapasitas massa sedang.
      • Portable dan biasa digunakan oleh tengkulak, pedagang, dll.
    • Neraca pasar
      • Dipakai pedagang untuk mengukur benda dengan kapasitas massa yang kecil.
    • Neraca sama lengan
      • Berguna mengukur massa benda yang ukurannya kecil.
      • Memiliki ketelitian 0,001 gram atau 1 miligram.
    • Neraca jarum
      • Berguna mengukur benda dengan kapasitas massa kecil.
    • Neraca obat
      • Berguna mengukur massa obat. Biasanya terdapat di apotek.
    • Neraca O hauss/tiga lengan
      • Berguna mengukur massa benda kecil.
      • Memiliki ketelitian 0,01 gram.
  • Cara penggunaan
    • Mengkalibrasi neraca untuk mengurangi kesalahan pengukuran, tujuannya adalah menyeimbangkan bagian beban neraca dengan bagian skala dari neraca ( mensejajarkan angka nol dengan acuan agar seimbang ).
    • Letakkan objek yang akan ditimbang pada dudukan beban.
    • Geser bandul pada bagian skala sampai seimbang.
    • Baca penunjukan skala dengan menjumlahkannya.

Respirometer

  • Alat pengukur rata-rata pernapasan organisme dengan mengukur rata-rata pertukaran oksigen dan karbon dioksida.
  • Jenis-jenis:
    • Respirometer sederhana
      • Alat yang dapat digunakan untuk mengukur kecepatan pernapasan beberapa macam  organisme  hidup.
      • Kecepatan pernapasan dapat dinyatakan dalam ml/detik/g.
    • Respirometer ganong
      • Alat yang digunakan untuk menentukan angka respirasi (RQ) secara kuantitatif dalam suatu peristiwa pernapasan.
      • Harga RQ adalah harga perbandingan CO2 yang dihasilkan dalam penapasan dengan O2 yang digunakan dalam pernapasan tersebut. Dapat berharga <1, 1, atau >1.
  • Cara penggunaan:
    • Spesimen (hewan kecil/bagian tumbuhan) harus segar dan ditimbang terlebih dahulu.
    • Tabung spesimen dipisahkan dari pipa kapiler berskala. Masukkan kurang lebih 10 kristal KOH ke dalam tabung (pengikat C02), setelah itu ditutup dengan selapis kapas agar spesimen tidak bersentuhan dengan KOH.
    • Spesimen dimasukkan ke dalam tabung, kemudian tabung spesimen ditutup rapat dengan pipa kapiler berskala dan diantara keduanya diberi plastisin atau vaselin.
    • Tutup ujung pipa kapiler dengan ujung jari selama 2-3 menit. Segera setelah ujung jari dilepas gunakan pipet tetes untuk menutup ujung pipa kapiler dengan cairan berwarna (eosin, Methylen blue).
    • Perhatikan perubahan kedudukan cairan berwarna selang waktu tertentu
    • Apabila dibuat data, dapat dihitung penggunaan oksigen oleh spesimen dalam ml/gram/menit.
    • Setelah selesai digunakan, respirometer dilepaskan dari bantalannya. Tabung spesimen dipisahkan dari pipa kapiler, keduanya dicuci bersih dan dikeringkan.
Mikroskop

  • Mikroskop (bahasa Yunani: micros = kecil dan scopein = melihat) adalah sebuah alat untuk melihat objek yang terlalu kecil untuk dilihat dengan mata kasar.
  • Ada dua bagian utama yang umumnya menyusun mikroskop, yaitu:
    • Bagian optik, yang terdiri dari kondensor, lensa objektif, dan lensa okuler.
    • Bagian non-optik, yang terdiri dari kaki dan lengan mikroskop, diafragma, meja objek, pemutar halus dan kasar, penjepit kaca objek, dan sumber cahaya.
  • Jenis-jenis mikroskop:
    • Mikroskop cahaya
      • Memiliki perbesaran maksimal 1000 kali
      • Memiliki tiga lensa: objektif, okuler, kondensor
      • Berguna untuk mengamati obyek hidup dan menghitung mikroorganisme
    • Mikroskop elektron
      • Dapat melakukan pembesaran hingga 2 juta kali
      • Menggunakan energi dan radiasi sinar elektromagnetik
      • Berguna untuk melakukan studi detail arsitektur permukaan sel dan mengamati obyek secara 3 dimensi
    • Mikroskop ultraviolet
      • Menggunakan cahaya ultraviolet yang meningkatkan daya pisah menjadi 2 kali lipat
      • Bayangan direkam pada piringan peka cahaya
      • Menggunakan lensa kuasa
      • Harga mahal
    • Mikroskop medan gelap
      • Digunakan untuk mengamati bakteri hidup khususnya yang begitu tipis dan mendekati batas daya mikroskop majemuk
    • Mikroskop stereo
      • Digunakan untuk mengamati benda berukuran relatif besar dengan perbesaran 7-30 kali secara tiga dimensi
    • Mikroskop pender/fluorescence microscope
      • Digunakan untuk mendeteksi benda asing/antigen dalam jaringan
    • Mikroskop fase kontras
      • Digunakan untuk mengamati struktur internal spesimen hidup tanpa pewarnaan secara detail
      • Dapat digunakan untuk mengamati jaringan tembus cahaya
  • Cara penggunaannya:
    • Letakkan mikroskop di atas meja dengan cara memegang lengan mikroskop sedemikian rupa sehingga mikroskop berada persis di hadapan pemakai 
    • Putar revolver sehingga lensa obyektif dengan perbesaran lemah berada pada posisi satu poros dengan lensa okuler yang ditandai bunyi ‘klik’ pada revolver.
    • Aturlah cermin dan diafragma untuk melihat kekuatan cahaya masuk, hingga dari lensa okuler tampak terang berbentuk bulat (lapang pandang).
    • Tempatkan preparat pada meja benda tepat pada lubang preparat dan jepit dengan penjepit obyek/benda!
    • Aturlah fokus untuk memperjelas gambar obyek dengan cara memutar pemutar kasar, sambil dilihat dari lensa okuler. Untuk mempertajam/memfokuskan putarlah pemutar halus !
    • Apabila bayangan obyek sudah ditemukan, maka untuk memperbesar gantilah lensa obyektif dengan ukuran dari 10 X, 40 X atau 100 X, dengan cara memutar revolver hingga bunyi klik.

Rabu, 26 Oktober 2011

Lapangan Sekolahku Yang Cantik

Wajah sekolahku sedang berubah. Lapangan sekolah yang dulu benar-benar berdebu kini sedang ditata rapi. Melalui pintu kelasku, aku dapat melihat perubahan yang terjadi pada lapangan. Bangunan-bangunan yang mengelilinginya menjadi saksi bisu atas perubahan itu, dan andaikan mereka dapat berbicara, mungkin mereka akan mengekspresikan rasa kagum seperti diriku.
            Kadang-kadang aku dan teman-temanku suka mengamati lapangan dari tangga di sebelah utara lapangan sembari menyandarkan diri pada gagang tangga. Lapangan begitu luas, tertutup oleh pasir abu-abu. Di sekelilingnya ada jalur batu bata yang dihaluskan, apabila dilihat dari jauh bagaikan karpet merah. Disamping jalur bata, ada jalan paving mengelilingi sekitar tiga per empat lapangan. Setengah dari lapangan pasir itu telah ditanami rumput. Mungkin sebulan lagi, rumput itu akan terlihat seperti permadani hijau yang mampu menyegarkan mata yang sering menyaksikan kerasnya hidup. Pepohonan, bunga, dan rumput raja yang ditanam rapi di tepi kian mempercantik lapangan, yang memberikan kesejukan udara pada hari itu. Selain itu, di ujung kanan terdapat arena lompat jauh yang berada di bawah rindangnya pohon apel. Hari itu ada beberapa tukang yang sedang mempercantik lapangan. Dua orang sedang menyiram rumput, dua orang menanam rumput, dua orang lainnya sedang membuat landasan tiang bendera di sebelah barat. Selain itu ada dua orang lagi, yang satu sedang meratakan pasir, dan yang lainnya membuat jalan batu.
Ketika aku memandang jauh ke arah selatan, terdapat lahan yang belum dipercantik. Lahan itu merupakan bekas bangunan yang diratakan, dan tumpukan sisa bangunan masih terlihat menggunung di sana. Di dekatnya terdapat empat pohon yang seolah-olah mati, namun mereka masih memiliki harapan untuk hidup dan menghijaukan SMA Negeri 1 Salatiga. Mungkin lahan dan pohon itu seolah-olah menciptakan suasana gersang, namun siapa tahu wajah mereka berubah di masa yang akan datang.

Rabu, 19 Oktober 2011

Ringkasan TIK SMA

Kurikulum mungkin sudah berubah, namun materi TIK tetap berinti sama.

Ringkasan 1 dapat didownload di sini
Ringkasan 2 dapat didownload di sini
Ringkasan 3 dapat didownload di sini
Ringkasan 4 dapat didownload di sini
Ringkasan Microsoft Access 1 dapat didownload di sini
Ringkasan Microsoft Access 2 dapat didownload di sini

Etika dan Ketentuan dalam Teknologi Informasi dan Komunikasi

UU no 19 tahun 2002

Pasal 1 ayat 8

Rabu, 12 Oktober 2011

Pengertian dan Ruang Lingkup Ilmu Sejarah

Pengertian
  • Berasal dari kata syajaratun (Pohon)
  • Peristiwa penting yang terjadi sekali (einmalig) sehingga dikatakan unik
Sumber Sejarah
  • Tertulis
    • Segala hal yang berupa tulisan/dibukukan. 
    • Contoh:
      • Prasasti: batu tertulis
        • Yupa (Kerajaan Kutai)
        • Kebon Kopi (Kerajaan Tarumanegara)
        • Tugu (Kerajaan Tarumanegara)
        • Lebak (Kerajaan Tarumanegara)
        • Ciaruteun (Kerajaan Tarumanegara)
        • Muara Cianten (Kerajaan Tarumanegara)
        • Jambu/Pasir Koleangkak (Kerajaan Tarumanegara)
        • Pasir Awi (Kerajaan Tarumanegara)
        • Kedukan Bukit (Kerajaan Sriwijaya)
        • Kota Kapur (Kerajaan Sriwijaya)
        • Talang Tuo (Kerajaan Sriwijaya)
        • Karang Brahi (Kerajaan Sriwijaya)
        • Telaga Batu (Kerajaan Sriwijaya)
        • Canggal (Kerajaan Mataram Kuno)
      • Kitab: buku kuno
        • Ramayana (Kerajaan Mataram Hindu)
        • Kresnayana (Kerajaan Kediri)
        • Bharatayuddha (Kerajaan Kediri)
        • Smaradahana (Kerajaan Kediri)
        • Hariwangsa (Kerajaan Kediri)
        • Sutasoma (Kerajaan Majapahit)
        • Negarakretagama (Kerajaan Majapahit)
      • Babad: cerita kuno
        • Arya Tabanan
        • Giyanti
        • Prayut
        • Suropati
        • Brebes
        • Tanah Jawi
        • Parahyangan
      • Dokumen: naskah-naskah
        • Naskah Proklamasi RI 17 Agustus 1945 yang diketik Sayuti Melik
  • Tidak tertulis
    • Segala hal yang tidak dibukukan.
    • Contoh:
      • Rekaman
        • Rekaman Suara Ir. Soekarno saat membacakan Proklamasi
        • Video Serangan Pearl Harbor 7 Desember 1941
      • Artefak
        • Kapak Genggam
        • Alat Serpih
        • Kapak Persegi
        • Kapak Lonjong
        • Mata Panah
        • Nekara Perunggu
        • Moko (Nekara kecil)
        • Kapak Perunggu
        • Bejana Perunggu
        • Mata Kapak
      • Benda-Benda Purbakala
      • Bangunan (candi, arca)
        • Candi Borobudur
        • Candi Prambanan
        • Candi Kalasan
        • Candi Mendut
        • Candi Pawon
        • Candi Dieng
        • Candi Sukuh
        • Arca Dwarapala (corak Hindu)
        • Arca Kertarajasa (corak Hindu)
        • Arca Ken Dedes (corak Hindu)
        • Arca Airlangga (corak Hindu)
        • Arca Kertanegara (corak Hindu)
        • Arca Aksobhya (corak Budha)
        • Arca Amithaba (corak Budha)
        • Arca Wairicana (corak Budha)
        • Arca Ratnasambawa (corak Budha)
        • Arca Amogasidhi (corak Budha)
      • Wawancara
Syarat Sumber Sejarah
  • Dapat dipertanggungjawabkan
  • Dapat diuji kebenarannya
  • Berdasarkan fakta yang ada
Kegunaan Sejarah
  • Sejarah sebagai pembelajaran hidup
  • Sejarah sebagai inspirasi untuk melakukan sesuatu yang berguna
  • Sejarah sebagai rekreasi seperti dengan mengunjungi museum
Bukti Sejarah
  • Sesuatu yang mengandung fakta sejarah yang dapat diindra.
  • Contoh: Candi Borobudur, Yupa, Menhir
Fakta Sejarah
  • Keterangan yang diperoleh dari bukti sejarah yang telah disaring oleh kritik sejarah.
  • Contoh: Isi prasasti Tugu menggambarkan Kerajaan Tarumanegara sebagai kerajaan yang sukses di bidang peternakan karena raja mau memberikan 1.000 ekor sapi kepada Brahmana.
Periodisasi dan Kronologi
  • Kronologi adalah urutan kejadian suatu peristiwa, digunakan untuk mempermudah mempelajari sejarah. Contoh: Tonggak-tonggak sejarah RI (Terbentuknya BPUPKI-Indonesia Merdeka)
  • Periodisasi adalah pembabakan sejarah menjadi beberapa bagian (zaman) yang mencakup kronologi-kronologi. Contoh: Kerajaan Tertua di Indonesia, Zaman Prasejarah, Kerajaan Islam di Indonesia
  • Manfaat Periodisasi dan Kronologi:
    • Membantu menghindarkan terjadinya kerancuan dalam pembabakan waktu sejarah
    • Merekonstruksi peristiwa sejarah di masa lalu berdasarkan urutan waktu yang tepat
    • Menghubungkan dan membandingkan kejadian sejarah di tempat lain pada waktu yang sama
    • Memudahkan pembelajaran tentang sejarah
    • Memenuhi persyaratan sejarah sebagai ilmu pengetahuan secara sistematik
  • Pendapat Kronologi Sejarah
    • Sukmono
      • Prasejarah (zaman sejak adanya manusia sampai ditemukannya tulisan pada abad ke-5 (ditemukannya yupa))
      • Zaman Purba (zaman sejak datangnya pengaruh India dengan kepercayaannya Budha dan Hindu sampai keruntuhan Kerajaan Majapahit)
      • Zaman Madya (zaman masuknya pengaruh Islam hingga akhir abad ke-19)
      • Zaman Baru (zaman masuknya pengaruh barat (penjajahan Belanda, Inggris) hingga sekarang)
    • Brown
      • Palaeolitikum/Zaman Batu Tua (zaman dimana peralatan/alat kebudayaan yang dihasilkan masih sangat kasar, contoh kapak perimbas)
      • Mesolitikum/Zaman Batu Madya (zaman dimana peralatan yang dihasilkan masih agak kasar, contoh kapak genggam dan kapak pendek)
      • Neolitikum/Zaman Batu Baru (zaman dimana peralatan/alat-alat kebudayaan yang dihasilkan sudah sangat baik, contoh kapak persegi, kapak lonjong, dan alat serpih)
      • Zaman Perunggu (zaman dimana peralatan terbuat dari perunggu (mengenal teknik pengecoran, pencampuran teknik timah dan tembaga, bivalve, a cire perdue), contoh nekara perunggu, moko, kapak corong)
      • Zaman Besi (zaman dimana peralatan terbuat dari besi (mengenal teknik peleburan besi), contoh mata kapak, mata pisau, tombak, cangkul)
    • R.P. Soeyono
      • Masa berburu dan mengumpulkan makanan
      • Masa bercocok tanam (megalitikum dan neolitikum)
      • Masa perundagian (masa pertukangan)
Istilah-istilah Sejarah
  • Geologi
    • Ilmu yang mempelajari bumi, komposisinya, struktur, sifat-sifat fisik, sejarah, dan proses pembentukannya
  • Arkeologi
    • Ilmu yang mempelajari kebudayaan manusia masa lalu melalui kajian sistematis atas data benda yang ditinggalkan
  • Antropologi
    • Ilmu yang sosial yang mempelajari budaya masyarakat suatu etnis tertentu
  • Sumber Tertulis
    • Segala keterangan dalam bentuk laporan tertulis yang memuat fakta secara jelas
  • Sumber Lisan
    • Segala keterangan yang dituturkan oleh pelaku/saksi peristiwa yang terjadi di masa lalu
  • Sumber Benda
    • Segala keterangan yang dapat diperoleh dari benda-benda peninggalan budaya atau lazim disebut benda purbakala
  • A cire perdue
    • Teknik cetak pada zaman logam yang hanya dapat digunakan sekali saja
  • Bivalve
    • Teknik cetak pada zaman logam yang dapat digunakan lebih dari satu kali (seperti membuat gulali)
  • Sarkofagus
    • Peti mati yang dibuat pada zaman batu
  • Manik-manik
    • Batu yang berbentuk kecil, berlubang, dan dirangkai untuk dijadikan perhiasan
  • Zaman Prasejarah
    • Zaman dimana manusia belum mengenal tulisan sehingga peninggalan diceritakan dan berbentuk alat-alat
    • Peninggalan yang diceritakan/berbentuk lisan:
      • Legenda
      • Dongeng
      • Mite
      • Folklore

Ruang Lingkup Geografi

Pengertian Geografi

Erathosthenes
  • Berasal dari kata geo (bumi) dan graphein (tulisan), geografi merupakan tulisan/gambaran tentang bumi.
Claudius Ptolomaeus
  • Suatu penyajian dengan peta dan sebagian permukaan bumi yang menunjukkan kenampakan umum yang terdapat padanya.
Depdikbud RI (1989)
  • Ilmu tentang permukaan bumi, iklim, penduduk, flora, fauna, serta hasil yang diperoleh dari bumi.
Bintarto
  • Ilmu pengetahuan yang mencitra, menerangkan sifat bumi, menganalisis keadaan alam dan penduduk, serta mempelajari corak khas mengenai kehidupan dan berusaha mencari fungsi dari unsur bumi dalam ruang dan waktu.
IGI berdasarkan hasil Lokakarya di Semarang (1988)
  • Ilmu yang mempelajari persamaan dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang keruangan dan kelingkungan dalam konteks keruangan.
  • Fenomena geosfer yang dimaksud adalah:
    • Biosfer (kehidupan hewan)
    • Atmosfer (lapisan/bentang udara)
    • Litosfer (struktur bumi)
    • Antroposfer (kehidupan manusia)
    • Pedosfer (tanah)
    • Hidrosfer (bentang perairan)
Cabang-cabang Fenomena Geosfer
  • Atmosfer
    • Astronomi (mempelajari benda-benda langit)
    • Geofisika (mempelajari sifat-sifat bumi bagian dalam melalui metode fisika)
    • Klimatologi (mempelajari perubahan iklim)
    • Meteorologi (mempelajari atmosfer)
  • Hidrosfer
    • Hidrologi (ilmu pencatatan, survey, dan pemetaan danau, laut, sungai)
    • Oceanografi (mempelajari kelautan)
  • Biosfer
    • Ekologi
    • Geozoologi
    • Botani
  • Antroposfer
    • Demografi
    • Geososiologi (mengkaji kondisi geografis ditinjau dari sosial)
    • Geoekonomi (mengkaji kondisi geografis ditinjau dari ekonomi)
    • Geosejarah (menmpelajari sejarah dan perkembangan bumi)
    • Geopolitik (mengkaji kondisi geografis ditinjau dari politik)
    • Antropogeografi (mempelajari penyebaran bangsa-bangsa di permukaan bumi dari sudut pandang geografi)
  • Litosfer
    • Geologi (mempelajari bumi secara keseluruhan)
    • Mineralogi
    • Geodesi
  • Pedosfer
    • Geografi-kimia
Sepuluh Konsep Dasar Geografi
  • Lokasi
    • Keberadaan suatu obyek/fenomena dengan obyek/fenomena lainnya di permukaan bumi
    • Terdiri dari lokasi:
      • Absolut (pasti, mutlak, tidak berubah)
      • Relatif (memiliki kecenderungan terhadap fenomena lainnya, bisa berubah karena faktor tertentu)
  • Jarak
    • Rentang obyek-obyek lain
    • Terdiri dari jarak:
      • Absolut (dengan satuan ukuran)
      • Relatif (dikaitkan dengan faktor waktu ekonomi dan psikologis)
  • Pola
    • Beberapa bagian yang menyatu menjadi satu kesatuan
    • Contoh: Pola pemukiman menggerombol, Pola aliran sungai dendritik
  • Geomorfologi
    • Berkaitan dengan bentuk permukaan bumi, akibat tenaga endogen dan eksogen
    • Contoh: Pegunungan, Lembah, Dataran Rendah
  • Deferensiasi areal
    • Membicarakan perbedaan yang khas/karakteristik suatu daerah, bisa berupa fisik, sosial, dan ekonomi
    • Contoh: Areal pedesaan khas dengan corak persawahan, Kota Malang terkenal sebagai produsen apel
  • Aglomerasi
    • Pengelompokan/penggerombolan fenomena-fenomena geosfer yang sejenis/homogen (disengaja oleh manusia)
    • Contoh: Ungaran merupakan Kawasan Industri, Adanya aglomerasi kawasan daerah slum dan daerah elit
  • Nilai kegunaan (Manfaat, Fungsi, Pemberdayaan)
    • Tempat-tempat yang memberi manfaat/fungsi terhadap pemberdayaan suatu daerah
    • Contoh: Tempat Wisata
  • Keterkaitan Ruang
    • Keterkaitan komponen-komponen dalam satu ruang sebagai satu kesatuan
    • Contoh: Gurun->Suhu udara tinggi->Kelembaban udara rendah->Amplitudo suhu tinggi->Pelapukan mekanik batuan->Gurun
  • Keterjangkauan/Aksesibilitas (Media->Teknologi)
    • Kemampuan untuk mencapai suatu fenomena menggunakan teknologi informatika, komunikasi, dan transportasi
  • Interaksi/Interdependensi/Interrelasi (Hubungan->Ketergantungan)
    • Hubungan suatu daerah dengan daerah lainnya yang dipengaruhi ketergantungan
    • Contoh: Warga desa membutuhkan mesin dari industri (kota), sedangkan warga kota membutuhkan bahan pertanian dari desa
Pendekatan Geografi
  • Keruangan (Spatial)
    • Topik (berhubungan dengan tema)
    • Aktivitas manusia (berhubungan dengan aktivitas manusia)
    • Regional
  • Ekologi (Kelingkungan)
    • Analisis manusia tergantung alam (food gathering, bertani)
    • Analisis manusia dengan alam saling mempengaruhi (pembuatan irigasi dan varietas unggul)
    • Analisis manusia mempengaruhi alam (pembuatan mesin pengeksploitasi alam)
  • Kompleks Wilayah (Kewilayahan)
    • Mengkaji hubungan antar wilayah yang menggabungkan pendekatan keruangan dan ekologi
Prinsip Dasar Geografi
  • Distribusi/Persebaran
    • Gejala geografi (alam, tumbuhan, hewan, dan manusia) yang tersebar secara tidak merata yang menimbulkan perbedaan dan persamaan yang menciptakan keragaman
    • Contoh: Persebaran SDA di Indonesia
  • Interrelasi
    • Hubungan keterkaitan antar fenomena
    • Contoh: Vulkanisme->Tanah subur->Cocok untuk pertanian->Kesejahteraan sosial
  • Deskripsi
    • Penjelasan/penggambaran fenomena alam secara deskriptif melalui peta, tabel, grafik, diagram
  • Korologi
    • Perpaduan prinsip persebaran, interrelasi, dan deskripsi
Obyek Studi Geografi
  • Material
    • Obyek yang berkaitan dengan fenomena geosfer
    • Contoh:
      • Litosfer (batuan, gunung)
      • Atmosfer (kelembaban udara, suhu, angin, tekanan udara)
      • Hidrosfer (perairan darat, lautan, tepi laut)
      • Antroposfer (kehidupan sosial manusia)
      • Biosfer (flora fauna dan gejalanya)
  • Formal
    • Obyek geografi yang berhubungan dengan sudut pandang, cara pandang, dan cara pikir terhadap fenomena geosfer
    • Contoh: Kajian tentang efek rumah kaca yang mengakibatkan pemanasan global merupakan cara pandang manusia terhadap fenomena atmosfer 
Aspek Geografi
  • Fisik
    • Apabila kita mengkaji geografi dengan melibatkan obyek fisik (air, tanah, udara)
  • Manusia/sosial
    • Apabila kita mengkaji geografi yang melibatkan manusia (demografi)

Jumat, 07 Oktober 2011

Sajak Palsu

Pengantar Glenndenver: 
Sajak Palsu adalah sajak yang paling dapat membuat saya tertawa (baca: menertawakan kebenaran). Sajak yang dibuat oleh Agus R. Sarjono pada tahun 1998 ini menjadi salah satu sajak yang paling menarik, mungkin karena pengulangan kata palsu, seolah-olah menekankan betapa dominan kata palsu itu. Sajak ini mampu menggambarkan betapa banyak kepalsuan yang tercipta dalam kehidupan ini, yang memberi makna tersirat bahwa ironi ini akan terus menjamur apabila kita tidak dapat merubah apa yang tergambar dalam puisi ini.

Selamat pagi pak, selamat pagi bu, ucap anak sekolah
dengan sapaan palsu. Lalu merekapun belajar
sejarah palsu dari buku-buku palsu. Di  akhir sekolah
mereka terperangah melihat hamparan nilai mereka
yang palsu. Karena tak cukup nilai, maka berdatanganlah
mereka ke rumah-rumah bapak dan ibu guru
untuk menyerahkan amplop berisi perhatian
dan rasa hormat palsu. Sambil tersipu palsu
dan membuat tolakan-tolakan palsu, akhirnya pak guru
dan bu guru terima juga amplop itu sambil berjanji palsu
untuk mengubah nilai-nilai palsu dengan
nilai-nilai palsu yang baru. Masa sekolah
demi masa sekolah berlalu, merekapun lahir
sebagai ekonom-ekonom palsu, ahli hukum palsu,
ahli pertanian palsu, insinyur palsu.
Sebagian menjadi guru, ilmuwan
atau seniman palsu. Dengan gairah tinggi
mereka  menghambur ke tengah pembangunan palsu
dengan ekonomi palsu sebagai panglima
palsu. Mereka saksikan
ramainya perniagaan palsu dengan ekspor
dan impor palsu yang mengirim dan mendatangkan
berbagai barang kelontong kualitas palsu.
Dan bank-bank palsu dengan giat menawarkan bonus
dan hadiah-hadiah palsu tapi diam-diam meminjam juga
pinjaman dengan ijin dan surat palsu kepada bank negeri
yang dijaga pejabat-pejabat palsu. Masyarakatpun berniaga
dengan uang palsu yang dijamin devisa palsu. Maka
uang-uang asing menggertak dengan kurs palsu
sehingga semua blingsatan dan terperosok krisis
yang meruntuhkan pemerintahan palsu ke dalam
nasib buruk palsu. Lalu orang-orang palsu
meneriakkan kegembiraan palsu dan mendebatkan
gagasan-gagasan palsu di tengah seminar
dan dialog-dialog palsu menyambut tibanya
demokrasi palsu yang berkibar-kibar begitu nyaring
dan palsu.

Rabu, 05 Oktober 2011

Jaringan Telekomunikasi Dalam TIK

3.1. Fungsi dan Cara Kerja Jaringan Telekomunikasi (Wireline, Wireless, Modem, Satelit)

A. Jaringan Kabel (Wireline)
  • Fungsi jaringan adalah untuk berbagi sumber daya yang dimiliki dan untuk berkomunikasi secara elektronik. Sebuah jaringan biasanya terdiri dari 2 atau lebih komputer yang saling berhubungan. Jaringan komputer wireline bekerja bekerja dengan menggunakan kabel-kabel sebagai penghubung antar komputer. 
  • Kabel yang dapat digunakan adalah kabel coaxial, twisted pair dan serat optik.
  • Pada setiap komputer harus dilengkapi dengan kartu antarmuka yang disebut dengan NIC (Network Interface Card) atau LAN (Local Area Network).
  • Jaringan kabel yang biasanya digunakan pada area yang kecil misalnya satu ruangan dan gedung. Setiap komputer yang terhubung dalam jaringan memiliki MAC Address atau IP Address (Internet Protocol, merupakan alamat penomoran komputer, maksimal 255) yang berbeda-beda. 
  • Keunggulan dari jaringan wireline adalah:
    • Transmisi data 10 s.d. 100 Mbps
    • Delay atau waktu koneksi antarkomputer cepat
    • Transmisi data berjalan dengan lancar
    • Biaya peralatan terjangkau
  • Kelemahan dari jaringan wireline adalah :
    • Penggunaan terbatas pada tempat yang terjangkau kabel
    • Waktu untuk instalasi lama
    • Membutuhkan tempat dan lokasi jaringan yang permanen
    • Membutuhkan biaya perawatan rutin
    • Sulit untuk berpindah tempat
B. Jaringan Tanpa Kabel (Wireless)
  • Seiring dengan kecanggihan teknologi informasi, untuk membangun sebuah jaringan komputer dapat dimungkinkan tanpa menggunakan kabel (nirkabel).
  • Untuk pengganti kabel sebagai penghubung dapat digunakan gelombang radio (radio frequency), sinar inframerah (infrared), bluetooth, dan melalui gelombang mikro (microwave).
  • Komputer mobile, seperti notebook dan PDA (personal digital assistant) merupakan komputer yang dapat digunakan pada jaringan nirkabel.
  • Keunggulan / keuntungan jaringan nirkabel:
    • Mobilitas (Jaringan nirkabel menyediakan pengaksesan secara real-time kepada pengguna jaringan dimana saja selama berada dalam batas aksesnya.)
    • Kecepatan Instalasi (Proses instalasi jaringan ini relatif lebih cepat dan mudah karena tidak membutuhkan kabel yang harus dipasang sebagai penghubung.)
    • Fleksibilitas tempat (Jaringan nirkabel atau wireless sangat fleksible terhadap tempat, berbeda dengan jaringan kabel yang tidak mungkin untuk dipasang tanpa kabel)
    • Pengurangan anggaran biaya (Bila terjadi perpindahan tempat, anggaran biaya dapat ditekan walaupun investasi awal pada jaringan nirkabel ini lebih besar biayanya daripada jaringan kabel. Biaya instalasi dapat diperkecil karena tidak membutuhkan kabel dan biaya pemeliharaannyapun lebih murah.)
    • Konfigurasi jangkauan (Konfigurasi jaringan dapat diubah dari jaringan peer–to-peer untuk jumlah pengguna yang sedikit menjadi jaringan infrastruktur yang lebih banyak.)
  • Kelemahan dari jaringan nirkabel adalah:
    • Transmisi data hanya 1-2 Mbps yang jumlahnya jauh lebih rendah bila dibandingkan dengan jaringan yang menggunakan kabel.
    • Transmisi data dari komputer yang berbeda dapat mengganggu satu sama lainnya.
    • Biaya peralatan mahal
    • Adanya delay atau waktu koneksi yang besar
    • Adanya masalah propagasi radio, seperti terhalang, terpantul, dan banyak sumber interferensi
    • Kapasitas jaringan memiliki keterbatasan yang disebabkan spektrumnya tidak besar (pita frekuensinya tidak dapat diperlebar)
    • Keamanan data atau kerahasiaan data kurang terjamin
    • Sinyalnya terputus-putus (intermittence) yang disebabkan oleh adanya benda yang menghalangi sinyal.
  • Pembangunan jaringan nirkabel pada area kecil sangat sederhana, kita hanya membutuhkan satu buah wireless access point sebagai hotspot dan wireless card adapter yang dipasang pada setiap komputer.
  • Untuk jaringan nirkabel yang lebih luas dapat menggunakan microwave (gelombang mikro) yang dihubungkan dengan satelit. Gelombang mikro dapat mencapai jarak yang jauh dan luas. Jaringan ini memerlukan biaya yang agak mahal.
C. Jaringan Modem
  • Modem merupakan media elektronik untuk menghubungkan komputer dengan jaringan internet. Modem bekerja menggunakan sinyal digital yang diterjemahkan menjadi sinyal analog untuk ditransmisikan dan sebaliknya, menerjemahkan sinyal analog menjadi sinyal digital.
  • Berdasarkan teknologinya, modem dibedakan menjadi:
    • Modem Dial-Up (Modem telepon)
    • Cable Modem
    • Model DSL
  • Modem Dial-Up (Modem Telepon)
    • Modem telepon bekerja dengan menggunakan jaringan wireline yaitu kabel telepon. Pemasangan pada modem dial-up ini prosesnya lebih mudah dan biaya lebih murah – harus menghubungi ISP (internet service provider). 
    • Jenis modem ini yang beredar terdiri dari model internal dan model eksternal. Modem internal dipasang pada slot ekspansi mainboard, dan model eksternal dipasang pada komputer dengan menggunakan kabel data serial atau kabel data USB. 
    • Contoh ISP : Telkomnet (telkomnet@instan), IndosatNet, WasantaraNet, GrahamediaNet, dan CBNet. 
  • Cable Modem
    • Cable modem memiliki cara kerja yang menyerupai cara kerja Network Interface Card (NIC) atau kartu ethernet yang dipasang pada komputer untuk LAN. 
    • Proses kerja dari cable modem adalah memisahkan sinyal dari TV kabel menjadi dua yaitu sinyal untuk televisi dan sinyal data yang dihubungkan ke cable modem. Kemudian, cable modem dihubungkan dengan kartu jaringan (Network Interface Card) yang terdapat dalam PC. Kecepatan data downstream (sinyal masuk) rata-rata berkisat antara 4-56 Mbps. Sedangan kecepatan upstream (sinyal keluar) berkisar antara 256 Kbps hingga Mbps.Telkom Speedy (Modem DSL)
    • Contoh : Untuk mendownload file sebesar 10 MB, pada beberapa modem idealnya dapat dilihat seperti tabel berikut :
Tipe Modem
Kecepatan Modem
Waktu Transfer
Modem Dial Up
Modem Dial Up
Modem Dial Up
Modem ISDN
Cable Modem
Cable Modem
14.400 bps
28.800 bps
56.000 bps
128.000 bps
4 Mbps
10 Mbps
1,5 jam
46 menit
24 menit
10 menit
20 detik
8 detik
    • Selain kecepatan transfer seperti tabel diatas, pada kenyataannya juga dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu :
      • Kecepatan processor dan memori komputer
      • Perangkat keras dan lunak yang mengatur alur data antara jaringan dan internet
      • Kepadatan lalu-lintas internet yang melalui backbone internet dari penyedia jasa internet
      • Kemampuan dan kecepatan dari server
      • Jumlah pengguna yang mengakses suatu server secara bersamaan
  • Modem DSL
    • Saat ini DSL (Digital Subscribser Line) merupakan pesaing utama cable modem.
    • Teknologi untuk modem DSL yang baru tersedia adalah ADSL (Asymmetric Digital Subscriber Line) . Tapi di Indonesia belum semua daerah terjangkau oleh teknologi DSL.
    • ADSL menggunakan jaringan kabel telepon yang sudah diupgrade atau memiliki enhancement tertentu. ADSL tidak membutuhkan saluran telepon kedua tetapi membutuhkan splitter untuk pembagian antara modem dengan telepon. Kecepatan ADSL tidak terlalu jauh berbeda dengan kabel modem, dimana kecepatan downstream (data masuk) maksimum 1,5 Mbps dan kecepatan upstream (data keluar) berkisar antara 64 Kbps. 
D. Jaringan Dengan Satelit
Cara Kerja Satelit :
  • Cara kerja satelit secara sistem konvensional yaitu dengan mengirimkan sinyal dari komputer dan direlay oleh satelit tanpa dilakukan pemrosesan dalam satelit.
  • Komponen dasar dari transmisi satelit adalah :
    • Satelit Bumi => digunakan untuk mengirim dan menerima data.
    • Satelit (transponder)
  • Cara kerja transmisi data melalui satelit dengan memperhatikan komponen yaitu satelit menerima sinyal dari satelit bumi (up-link) kemudian memperkuat sinyal, mengubah frekuensi dan mentransmisikan kembali data ke stasiun bumi penerima yang lain (down-link).
  • Jangkauan frekuensi satelit adalah:
    • 4-6 giga hertz disebut dengan C-Band
    • 12-14 giga hertz disebut dengan Ku-Band
    • 20 giga hertz
  • Kelemahan jaringan satelit adalah transmisi sangat mudah ditangkap karena berjalan melalui udara terbuka.
  • Jaringan telekomunikasi menggunakan satelit sangat tepat untuk menjangkau wilayah yang sulit dicapai oleh jaringan kabel maupun jaringan wireless konvensional. Selain itu, komunikasi satelit dapat dipilih untuk menjangkau area geografis yang lebih luas. Salah satu contoh jaringan telekomunikasi menggunakan satelit adalah VSAT. Komunikasi dengan VSAT terjamin keamanannya dan cepat. Sistem ini jauh lebih sulit disadap dibanding dengan komunikasi radio maupun komunikasi menggunakan kabel. 
  • Keuntungan pemakaian VSAT adalah:
    • Kecepatan transfernya tinggi
    • Jaringan akses langsung ke router ISP dengan keandalan mendekati 100%.
  • Sistem VSAT banyak diterapkan pada mesin-mesin ATM (Automatic Teller Machine), televisi berlangganan, dan telepon satelit.
  • Skema Jaringan VSAT

  • Satelit sebagai jaringan internet dan multimedia memiliki beberapa kelebihan, yaitu:
    • Jangkauan yang luas antarbenua
    • Mampu mentransmisikan data dengan kecepatan tinggi
    • Pembangunan infrastrukturnya relatif cepat
  • Sedangkan beberapa kekurangannya, yaitu:
    • Keamanan data kurang terjamin
    • Peralatan yang sangat mahal

3.2 Jaringan Komputer LAN Untuk Keperluan Informasi dan Komunikasi
  • Jaringan komputer adalah kumpulan dua atau lebih komputer yang saling berhubungan untuk melakukan komunikasi data.
  • Hubungan antara dua komputer atau lebih tersebut dapat terjadi melalui media kabel maupun nirkabel (tanpa kabel). Adapun data yang dikomunikasikan dapat berupa data teks, suara, gambar, atau video.
  • Sejarah jaringan komputer dimulai pada tahun 1940 di Amerika Serikat melalui proyek pengembangan komputer Model I di laboratorium Bell dan kelompok riset Harvard University yang dipimpin oleh Howard Aiken. Saat itu, proyek tersebut hanya bertujuan untuk memanfaatkan sebuah perangkat komputer sehingga dapat dipakai bersama. Pada tahun 1950, saat komputer mulai berkembang dan superkomputer lahir, muncullah kebutuhan akan sebuah komputer yang mampu melayani banyak terminal. Kemudian ditemukanlah konsep TSS (Time Sharing System) atau sistem antrian. Pada tahun 1969, terbentuklah jaringan komputer pertama yang disebut ARPANET. 
1.1 Jaringan Komputer Berdasarkan Luas Jaringan
  • Berdasarkan area atau luas wilayah, jaringan komputer dibedakan menjadi tiga, yaitu LAN (Local Area Network), MAN (Metropolitan Area Network), dan WAN (Wide Area Network).
  • LAN (Local Area Network)
    • Jaringan komputer untuk area yang tidak begitu luas. Batasan ukuran luas LAN adalah satu gedung. Contoh LAN adalah jaringan yang terdapat di sekolah-sekolah yang menghubungkan komputer milik siswa, komputer milik guru dan komputer milik bagian administrasi. 
    • Dalam LAN kita dapat workgroup atau kumpulan dari beberapa komputer atau user yang melakukan sharing resources atau berbagi sumber daya. Sebagai contoh, workgroup guru terdiri dari user guru1, guru2, guru3 dan seterusnya, sedangkan workgroup siswa terdiri dari user siswa1, siswa2 dan seterusnya. Penggunaan workgroup seperti ini akan memudahkan penanganan atau manajemen jaringan. 
    • Manfaat penggunaan LAN adalah:
      • Setiap user dapat melakukan pertukaran file (sharing file) secara mudah
      • Setiap user dapat berbagi pakai printer (printer sharing)
      • Setiap user dapat menyimpan data secara terpusat (file server)
      • Setiap user dapat saling berkomunikasi menggunakan komputer
    • Gambar LAN (Local Area Network)

  • MAN (Metropolitan Area Network)
    • Jaringan komputer yang menghubungkan komputer-komputer dalam suatu kota. Contoh jaringan ini adalah jaringan antar beberapa sekolah dalam satu kota. Konsep MAN sama seperti LAN, yakni melakukan sharing resources atau berbagi pakai sumber daya, hanya saja lingkupnya lebih luas.
    • Skema Metropolitan Area Network
 
      • WAN (Wide Area Network)
        • Jaringan komputer dengan cakupan geografis paling luas hingga menjangkau pulau lain, negara lain, benua lain, bahkan luar angkasa. WAN biasanya merupakan kumpulan dari sejumlah LAN dan MAN. Contoh penerapan WAN adalah jaringan yang dimiliki bank berskala nasional. Bank “A” yang berkantor pusat di Jakarta memiliki kantor cabang di Surabaya, Makasar, dan Denpasar. Bank “A” juga membuka cabang di luar negeri yakni di Singapura, Malaysia, dan Filipina. Di setiap cabang, bank tersebut memiliki kantor sendiri dengan sejumlah karyawan dan fasilitas lengkap termasuk ATM (Automatic Teller Machine). Untuk mendapatkan informasi akurat transaksi keuangan dari seluruh cabang, Bank “A” membuat jaringan komputer yang termasuk dalam kategori WAN. 
        • Skema Wide Area Network
       
          • Keuntungan penggunaan WAN adalah:
            • Komputer server untuk pusat data dapat dibuat terpusat di satu lokasi
            • Komunikasi antarkantor cabang dapat dilakukan menggunakan e-mail atau chatting yang lebih murah biayanya dibanding komunikasi telepon 
            • Dokumen dapat dikirim dalam bentuk surat elektronik sehingga mengurangi biaya dan kerumitan pengiriman dokumen melalui kantor pos
        2. 2. Jaringan Komputer Berdasarkan Topologi Jaringan (Bentuk)
        • Ada beberapa topologi (bentuk) yang diterapkan pada jaringan komputer, yaitu topologi bus atau linier, topologi ring (cincin), topologi star (bintang), topologi tree (pohon), topologi mash (web)
        • Topologi Bus
          • Topologi bus banyak digunakan untuk jaringan yang ruang lingkupnya kecil. Jaringan bertopologi bus biasanya menggunakan kabel koaksial berikut konektornya. Alur kerja jaringan bertopologi bus dapat dijelaskan sebagai berikut. Sebelum kartu jaringan mengirim data, ia akan terlebih dahulu melihat kepadatan traffic atau lalu lintas jaringan.
          • Data akan dikirim dalam antrian jika kondisi traffic kosong. Hal itu dilakukan untuk menghindari terjadinya collision atau tabrakan data yang mengakibatkan data tidak sampai ke tujuan. 
          • Topologi bus memiliki kelebihan, yaitu infrastrukturnya sederhana dan hemat kabel.
          • Namun topologi bus juga memiliki kekurangan, yaitu:
            • Jika terjadi kerusakan pada salah satu komputer saja, seluruh semua jaringan akan mati
            • Membutuhkan terminator pada kedua ujung kabel utama
            • Jika terjadi kerusakan, sangat sulit menemukan titik kerusakan
            • Tidak dapat digunakan untuk jaringan skala besar
          • Gambar Topologi Bus
            • Topologi Ring
              • Jaringan dengan topologi ring atau cincin menghubungkan beberapa komputer dimana ujung-ujung jaringan tersebut dipertemukan kembali sehingga membentuk lingkaran. Pada topologi ring, ada sebuah komputer yang berfungsi sebagai token atau kendaraan yang akan mengantarkan data. Token ini akan mengantarkan data melalui media transmisi hingga sampai tujuan. Dalam topologi ring kemunginkan terjadinya collision (tumbukandata) dapat dihilangka. Hanya saja biaya untuk membangun jaringan dengan topologi ini relatif lebih mahal. Selain itu, tingkat kesulitan untuk memelihara dan memperbaiki jaringan relatif tinggi.
              • Gambar Topologi Ring
              • Topologi Star
                • Pada jaringan bertopologi star atau bintang, setiap komputer terkoneksi ke jaringan melewati sebuah hub atau konsentrator. Semua data akan melewati konsentrator tersebut sebelum dikirim ke tujuan. Fungsi hub atau konsentrator adalah mengatur dan mengendalikan keseluruhan fungsi jaringan. Selain itu hub juga berfungsi sebagai repeater atau penguat sinyal.
                • Keuntungan menggunakan topologi star adalah:
                  • Infrastrukturnya relatif mudah dibangun
                  • Jika terjadi kerusakan pada salah satu titik jaringan, koneksi jaringan secara keseluruhan tidak terganggu
                  • Kesalahan atau kerusakan yang terjadi mudah dideteksi
                • Kekurangan topologi star adalah:
                  • Pemakaian kabel relatif lebih banyak dibandingkan dengan topologi bus
                  • Jika hub rusak maka seluruh jaringan yang terhubung melewati hub tersebut akan terganggu
                  • Biaya pembangunnya relatif lebih mahal dibandingkan topologi bus
                • Gambar Topologi Star
              • Topologi Tree
                • Jaringan dengan topologi tree merupakan paduan jaringan bertopologi bus dan jaringan bertopologi star. Topologi ini memungkinkan pengembangan jaringan yang telah ada.
                • Keuntungan topologi tree ini adalah:
                  • Instalasi jaringan dari titik ke titik pada masing-masing segmen
                  • Didukung oleh banyak hardware dan software
                • Kerugian topologi tree ini adalah:
                  • Panjang segmen dibatasi oleh tipe kabel yang digunakan
                  • Jika jaringan utama rusak, maka keseluruhan segmen ikut rusak
                  • Sulit dikonfigurasi, termasuk sistem pengkabelannya
                • Gambar Topologi Tree

              • Topologi Mash
                • Topologi mash atau web sering pula disebut topologi jaring. Dinamakan mash karena setiap komputer akan terhubung ke setiap komputer yang tersambung. Pada praktiknya, topologi ini jarang digunakan karena membutuhkan banyak sekali kabel dan sulitnya dikonfigurasi. Biasanya model ini hanya diterapkan pada WAN atau Internet (karena itu disebut topologi web). Keuntungan topologi mash ini adalah memungkinkan komunikasi data melalui banyak jalur sehingga jika salah satu jalur terputus, masih ada jalur lain yang dapat digunakan.
                • Gambar Topologi Mash

                3.3. Jaringan Komputer Berdasarkan Media Transmisi (Media Penghantar)
                  • Media transmisi adalah media penghantar data yang dapat berupa kabel atau gelombang elektromagnet. Secara fisik, ada tiga jenis media penghantar data, yaitu kabel, gelombang elektromagnetik (wireless) dan satelit.
                  Kabel
                  • Jenis kabel yang digunakan dalam jaringan komputer antara lain adalah kabel UTP (Unshielded Twisted Pair), kabel STP (Shielded Twisted Pair), kabel Coaxial, dan kabel fiber optic.
                  • Kabel UTP
                    • Kabel UTP merupakan jenis kabel yang paling banyak digunakan untuk membangun jaringan komputer. Kabel ini memiliki 4 bagian dan setiap bagian memiliki 2 serat. Spesifikasi kabel UTP antara lain memiliki jangkauan data maksimal 100 meter, dihubungkan dengan konektor RJ45, memiliki beberapa kategori, yaitu kategori 1, 2, 3, 4, dan 5.
                    • Gambar Kabel UTP

                  • Kabel STP
                    • Kabel STP memiliki ciri-ciri fisik mirip dengan kabel UTP. Hanya saja kabel ini sangat sensitif terhadap sinyal radio dan listrik. Kabel STP sering digunakan pada topologi token ring.
                    • Gambar Kabel STP
                  • Kabel Coaxial
                    • Kabel coaksial adalah kabel yang memiliki satu konduktor tembaga di tengahnya. Lapisan plastik isolator terletak di antara konduktor dan lapisan pengaman serat besi. Lapisan serat besi tersebut membantu menutupi gangguan dari lampu listrik, kendaraan dan komputer.
                    • Kabel ini rentan terhadap gangguan sinyal-sinyal tertentu. Ada dua tipe kabel koaksial, yaitu tipe RG-58 yang mampu menjangkau jarak 200 meter dan tipe RG-8 yang mampu menjangkau jarak 500 meter. 
                    • Gambar Kabel Coaxial


                    • Kabel Fiber Optik (Serat Optik)
                      • Kabel fiber optic atau serat optik mempunyai kemampuan mentransmisikan sinyal melewati jarak yang paling jauh dengan kecepatan paling tinggi. Jangkauan kabel serat optik dapat mencapai 2000 meter.
                      • Gambar Kabel Fiber Optik (Serat Optik)